

Surakarta, 17 Juli 2026 – Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (FK UNS) melalui Program Studi Doktor Ilmu Kesehatan Masyarakat dengan sembilan prodi di lingkup FK UNS menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) sebagai bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat SRIKANDI (Screening and Nutrition Education for Early Detection of Women’s Cancers through Midwife Capacity Strengthening).
Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, antara lain Dinas Kesehatan Kota Surakarta, Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Surakarta, serta perwakilan bidan fungsional, bidan puskesmas, dan bidan praktik mandiri. FGD bertujuan mengidentifikasi kebutuhan dan tantangan dalam penguatan kompetensi bidan untuk meningkatkan edukasi dan pelayanan deteksi dini kanker serviks dan kanker payudara di tingkat masyarakat.
Diskusi difokuskan pada identifikasi kesenjangan kompetensi, kebutuhan pelatihan, strategi edukasi yang efektif, serta penguatan jejaring rujukan (linkage to care) agar pelayanan deteksi dini kanker perempuan dapat berjalan lebih optimal. Selain itu, peserta juga memberikan masukan mengenai integrasi edukasi nutrisi sebagai bagian dari upaya pencegahan kanker dan penyakit tidak menular.
Hasil FGD akan menjadi dasar dalam penyusunan modul pelatihan, media edukasi, serta desain program penguatan kapasitas bidan yang akan dilaksanakan pada tahap berikutnya. Melalui Program SRIKANDI, FK UNS berharap bidan semakin berperan sebagai agen promosi kesehatan yang mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini kanker perempuan dan penerapan gaya hidup sehat.
Program ini merupakan bentuk kolaborasi antara Program Studi Doktor Ilmu Kesehatan Masyarakat bersama sembilan program studi di lingkungan Fakultas Kedokteran UNS ( yang berkolaborasi dengan Prodi Pendidikan Spesialis Obstetri Ginekologi, Bedah, Gizi Klinil, Patologi Anatomi, serta S1 dan profesi Kebidanan serta Kedokteran, S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat serta S3 Ilmu Kedokteran ) dan Heidelberg University, Jerman. SRIKANDI juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being), SDG 4 (Quality Education), SDG 5 (Gender Equality), dan SDG 17 (Partnerships for the Goals).